Pengamalan Aborsi di Apartemen Bassura City Terungkap, Para Tersangka Sudah ‘Menjaring’ 10 Pasien

0
36

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Praktik aborsi di satu unit Tower Cattleya Apartemen Bassura City, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur telah berhasil menjaring banyak pasien.

Sebelum praktik yang berlokasi di unit C/27/AF diungkap jajaran Subdit Remaja, Anak, Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya pada Desember 2020 lalu.

Kanit 3 Subdit 5 Renakta Polda Metro Jaya Kompol Abriansyah Harahap mengatakan praktik yang dijalankan tiga tersangka itu sedikitnya sudah menangkap 10 pasien.

Baca juga: Praktik Aborsi Terjadi di Apartemen Bassura City Jakarta Timur, Pelaku Buang Janin ke Toilet

“Dari pengakuan mereka ada lebih invalid 10 (pasien) dalam sebulan, dikerjakan di kamar yang sama, ” kata Abriansyah di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021).

Para tersangka yang seluruhnya hawa dan bukan merupakan tenaga kesehatan tubuh menjaring pasien aborsi lewat jejaring media sosial.

Bayaran yang dipatok para pelaku terhadap pasien berbeda, tergantung pada leler kehamilan pasien saat datang menodong kandungnya digugurkan.

Baca juga: Polda Metro Jaya Pelototi Bekasi: Pabrik Masker Ilegal Hingga Praktek Aborsi Ilegal Dibongkar

“Pengakuannya ada yang 15 juta, Rp 10 juta, variatif. Tergantung dari kehamilan korban. Di dalam kasus ini kita menetapkan 4 tersangka, satu di antaranya penderita, ” ujarnya.

Abriansyah menuturkan satu pasien yang kini jadi tersangka tak bisa dihadirkan dalam rekonstruksi dilakukan hari ini karena berada di rumah damai.

Pada rekonstruksi itu ketiga tersangka mempergakan 15 bagian dari sejak bertemu korban pada lobby apartemen Bassura City mematok proses aborsi.

“Untuk kegiatan rekonstruksi dilaksanakan 15 fragmen, kasus tindak pidana aborsi. Modus operandi menawarkan jasa melalui akun di sosial media, ” tuturnya.