Instrumen Deteksi Corona GeNose Buatan UGM akan Digunakan di Stasiun Andong Mulai 5 Februari

0
54

TRIBUNNEWS. COM awut-awutan Pemerintah akan menggunakan GeNose, kendaraan deteksi Covid-19 yang dibuat oleh Universitas Gajah Mada (UGM), pada Stasiun Kereta Api mulai Jumat (5/2/2021) mendatang.

Gajah Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan telah meninjau tepat alat deteksi Covid-19 GeNose dalam Stasiun Pasar Senen, pada Sabtu (23/1/2021).

Dikutip daripada tayangan program Kompas Petang, Petunjuk TV, pada Sabtu (23/1/2021) mata-mata, Luhut menyarankan agar GeNose bisa digunakan di semua publik zona yang ada di Indonesia.

“GeNose tersebut yang pertama di dunia & sudah dapat izin emergency use authorization . Kita harus bangga buatan Indonesia, ” terang Luhut dalam siaran pers pada Sabtu (23/1/2021).

Luhut menegaskan akurasi GeNose tersebut sudah mencapai di atas 90 persen, dan akan semakin hati-hati sejalan dengan banyaknya sampel dengan dites.

“Ini tidak hanya untuk Covid-19 saja, belakang akan bisa dikembangkan untuk TBC, kanker paru, dan lain sebagainya, ” tambah Luhut.

Baca juga: Kasus Harian Positif Covid-19 Masih Tinggi, Politikus PAN Minta Pembahasan RUU Pemilu Ditunda

Mengaji juga: Program Vaksinasi Covid-19 Pakai Basis Data KPU, Komisioner Anggap Cermin Kepercayaan Umum

Stasiun Kereta Api Jadi Pilihan Baru untuk Penggunaan GeNose

Menurut Menhub Budi Karya, GeNose akan mulai digunakan dalam alat transportasi kereta api mulai Jumat (5/2/2021) mendatang.

Setelah digunakan di kereta elektrik, nantinya GeNose ini akan digunakan di mode transportasi lainnya serupa pesawat.

“Bertahap pada kereta api dulu. Kan gerobak api ini tarifnya rendah. Kalau antigen lebih mahal dari tarifnya kan kasihan, ” terang Budi.