Diego Aslan Curi Perhatian di Leler 10 Tahun

0
68

Petunjuk Reporter WARTAKOTALIVE. COMRafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Disiplin sejak di usia dini telah diajarkan kepada Diego Aslan sejak dewasa 6, 5 tahun.

Di usia 10 tahun, budak bernama lengkap nama Muhammad Diego Aslan Alfathi menyita perhatian.

Murid SSB Palapa Mavericks berusia 10 tahun ini berhasil memecahkan rekor juggling terlama mengalahkan pesaingnya yang rata-rata berusia 12 hingga 16 tahun di acara Youth Fun Juggling Competition 2020, yang digelar Departemen Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora Republik Indonesia beberapa waktu berantakan.

Buah hati bagian Syafrianto-Novianti ini mencatatkan waktu satu jam 13 detik.

Pelatih SSB Palapa Mavericks, Muhammad Bayu Marta mengatakan, pencapaian anak didiknya tersebut merupakan buah kepercayaan orang tuanya.

“SSB Palapa Mavericks tidak sendiri pada hal ini. Peran orang tualah yang utama, bagaimana mereka bisa mendukung dan memotivasi sang anak, ” tutur Bayu.

Lanjutnya mengenai keberhasilan Diego mahir menimang-nimang bola dengan kaki, tidak akan berhasil jika 3, 5 tahun silam Syafrianto (ayah Diego) menolak usulannya untuk mengajarkan juggling pada Diego.

Malah kepercayaan orang tua kepada pembimbing, serta kerja sama di luar lapangan untuk mengawasi siswa melaksanakan siswa didik SSB Palapa Mavericks khususnya Diego mampu meraih hasil.

“Saya kira di semua SSB sama. Peran orang tua sangat penting dalam perkembangan si buah hati. Namanya leler dini, perlu support, bimbingan sembari mengajarkan disiplin dalam hidup. Apakah belajar, latihan dan keseharian di rumah, ” tutur Bayu.