Tahu Tertunda karena Sakit, Hadi Pranoto Dijadwalkan Diperiksa Kembali 24 September 2020

0
21

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya telah menjadwalkan balik pemeriksaan terhadap Hadi Pranoto pada kasus dugaan penyebaran berita bongak alias hoax terkait penemuan obat Covid-19 di kanal YouTube Duniamanji.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus menyampaikan penyidik telah menetapkan pemeriksaan terhadap Hadi Pranoto di dalam 23 atau 24 September 2020 mendatang.

“Rencananya agenda 23 atau 24 paling lemah yang bersangkutan kita layangkan surat dan direncanakan untuk hadir lagi di sini, ” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Lebih lanjut, dia mencita-citakan Hadi Pranoto bisa kooperatif serta hadir di dalam pemeriksaan itu.

Harapannya, pemeriksaan Hadi sebagai saksi bisa diselesaikan secepatnya.

Baca: Polri Pertimbangkan Pemeriksaan Tambahan Terhadap Anji Usai Periksa Hadi Pranoto

“Harapan kita saudara HP kooperatif karena kemarin sudah dilakukan pemeriksaan, dia minta ditunda karena sakit. Kita minta tersebut diselesaikan. Harapan kita yang bergandengan bisa datang ke sini untuk dilakukan pemeriksaan, ” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menyampaikan telah memeriksa Hadi Pranoto dalam dugaan penyebaran berita bohong terkait penemuan obat Covid-19 di tayangan YouTube Duniamanji di Selasa (8/9/2020) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Hebat Kombes pol Yusri Yunus mengutarakan pemeriksaan tersebut berlangsung selama 6 jam lebih oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Menurut Yusri, sejatinya pemeriksaan yang dilakukan terhadap Hadi Pranoto belum selesai. Namun, Hadi mengaku mengeluh sakit dan tidak bisa melanjutkan pemeriksaan.

“Yang bersangkutan mengeluh sedang kurang sehat, minta ditunda sedang untuk pemeriksaan lanjutannya. Jadi kemarin belum selesai pemeriksaan, ” sirih Yusri di Polda Metro Hebat, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Lebih lanjut, Yusri mengatakan pihaknya akan menjadwalkan pemeriksaan kembali kepada Hadi Pranoto. Nantinya, penyidik hendak berkoordinasi dengan kuasa hukum terpaut jadiwal pemeriksaan berikutnya.

“Pemeriksaan lanjutan ini masih kita sedang berkoordinasi dengan pengacaranya sedang. Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa kooperatif segera mau hadir untuk kita periksa sebagai saksi terlapor pada krimsus Polda Metro Jaya, ” pungkasnya.