Delevoper Blockchain Makin Dibutuhkan, di GANDAR Gajinya Bisa Rp 150 Juta Per Bulan

0
26

Petunjuk Wartawan Tribunnews. com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Blockchain kian merambah luas dan digunakan di berbagai industri, kaya logistik, peternakan, layanan kesehatan, industri hiburan, hingga industri gaming.

Selain itu, kemampuan sumber daya manusia dalam perkembangan teknologi ini juga dihargai sangat mulia.

Terbit terbaru LinkedIn menyatakan, kemampuan memutar dibutuhkan pada tahun 2020 adalah kemampuan yang terkait dengan Blockchain.

“Kemampuan terkait Blockchain mengalahkan kategori lain seperti Artificial Intelligence dan juga Cloud Computing, ” kata LinkIn dalam keterangannya.

Belum ada standa gaji orang yang memiliki kepandaian dalam Blockchain ini, namun rata-rata gaji pengembang teknologi blockchain di Amerika Serikat yang mencapai $136. 000 atau setara dengan Rp1, 8 miliar per tahun ataupun sekitar Rp 150 juta per bulan.

Mengucapkan: Mengenal Manfaat Teknologi Blockchain, Tak Sekadar Mata Uang Kripto

Posisi pekerjaan yang sesuai: blockchain developer, Chief Technology Officer dan konsultan.

Blockchain menjadi terkenal sejak kurang tahun terakhir sebagai teknologi mendasar di belakang cryptocurrency, seperti Bitcoin.

Tak sampai situ, aplikasi ini sangat luas jangkauannya dan kini teknologi itu digunakan di berbagai sektor, seperti asas, keamanan, bahkan pendidikan.

Perusahaan teknologi seperti IBM, Oracle, Amazon, Microsoft, dan lainnya memandang teknologi blockchain sebagai sebuah teknologi transformasional yang dapat mengubah dunia.