Kurangi Kemudaratan, Maruf Amin Minta Salat Ied Tak Dilakukan Masif Berjamaah

0
50

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan pemerintah sudah melarang masyarakat salat Ied secara murni dan berjamaah di masjid ataupun lapangan terbuka.

Kekangan tersebut dalam rangka meminimalisir penyaluran virus corona atau Covid-19.

Baca: Personel TNI Berikan Bimbel ke Anak-Anak dalam Perbatasan Papua

Maruf Amin meminta masyarakat untuk mematuhi aturan tersebut.

“Karena itu masih perlu adanya mencegah berkumpulnya massa yang banyak untuk mencegah penularan covid 19. Seperti kita tahu bahwasanya situasi covid 19 ini masih belum aman, ” ujar Maruf Amin dalam video dengan diterima Tribun, Kamis, (21/5/2020).

Menurut Maruf Amin, agama mengajarkan agar manusia menjaga kehidupan dari kemungkinan tertimpa bahaya.

Agama Islam mengajarkan agar bani adam senantiasa membangun kemaslahatan dan mengurangi kemudaratan.

“Karena itu di dalam melaksanakan ajaran pegangan kita senantiasa menyesuaikan dengan posisi dan tahun ini hari awam kita masih dalam suasana kedaruratan itu, kebahayaan itu, ” tuturnya.

Oleh karena tersebut, menurut Maruf Amin, apabila masih mengeklaim untuk melakukan salat berjamaah secara masif maka tidak sesuai secara prinsip ajaran agama.

“Yang seharusnya memperkecil bahaya akan tetapi justru memperbesar yaitu memperbesar kerawanan itu, ” tuturnya.