Kepala: Kita Harus Hidup Berdampingan dengan CoronaÂ

0
58

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi ) mengatakan bahwa pemerintah menginginkan masyarakat tetap produktif serta aman di tengah darurat Corona sekarang ini. Masyarakat tetap mampu beraktifitas namun aman dari transmisi Covid-19.

“Ya beraktivitas, ya, ” ujar Presiden di video yang diterima Tribun, Jumat, (15/5/2020).

Menurutnya, lambat laun masyarakat kudu berkompromi dengan Covid-19. Masyarakat harus hidup berdampingan dengan Corona, karena berdasarkan laporan WHO, virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan China itu tidak akan gaib.

Baca: Kepala Tegaskan Pemerintah Belum Berniat Longgarkan PSBB

Baca: Jokowi Disarankan Beri Bagian Kewenangan Lebih Besar ke Maruf Amin Tangani Covid-19

“Karena informasi terakhir lantaran WHO, yang saya terima. bahwa meskipun kurvanya sudah agak melandai, atau nanti menjadi kurang, tapi virus ini tidak akan buyar. artinya, sekali lagi kita harus berdampingan hidup dengan covid. sekadar lagi yang penting masyarakat berguna dan aman dari covid, ” tuturnya.

Berdamai dengan Covid-19 menurut Presiden bukan bermanfaat bahwa masyarakat menyerah terhadap penyaluran virus yang hampir menyebar dalam seluruh negara di dunia tersebut. Melainkan, masyarakat harus menyesuaikan diri dengan penyebaran virus tersebut.

“Kita lawan keberadaan virus covid tersebut dengan mengedepankan serta mewajibkan protokol kesehatan yang teliti, yang harus kita laksanakan, ” katanya.

Pemerintah patuh Presiden akan mengatur kehidupan kelompok akan kembali normal secara bertahap, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi dalam lapangan. Keselamatan masyarakat menurutnya kudu tetap menjadi prioritas.

“ini bukan dilema. kehidupan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak karakter disebut sebagai new normal, atau tatanan kehidupan baru. Tapi kehidupan yang berbeda itu bukan kesibukan yang penuh pesimisme atau ketakutan. Kita kembalikan produktivitas kita secara optimisme karena kita juga langgeng menerapkan berbagai mekanisme pencegahan, ” pungkasnya.