S‎aleh Daulay: Orang Punya Duit Bagaimana bisa Lolos Daftar Kartu Prakerja

0
231

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Anggota Bayaran IX DPR Saleh Daulay mempertanyakan verifikasi pendaftaran peserta program Kartu Prakerja yang menelan anggaran sebesar Rp 20 triliun.

“Yang punya duit bisa lulus juga, saya meminta staf saya untuk mencoba mendaftar Kartu Prakerja dan dia lolos, ” ujar Saleh Daulay dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas TV, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Menurut Saleh Daulay, target dari peserta Kartu Prakerja ada tiga kriteria yaitu orang yang belum bekerja, sudah bekerja tetapi ingin meningkatkan keterampilannya, dan korban pemutusan hubungan kegiatan (PHK).

Membaca: Kementerian PANRB Dorong Implementasi Tadbir Risiko SPBE

“Kemudian ini kan pelatihan kegiatan, apakah sudah ada link and match ke dunia usaha, jangan sampai sebelum pelatihan menganggur, setelah pelatihan menganggur juga, ” sebutan Saleh Daulay.

Selain itu, politikus PAN tersebut mengamati konten pelatihan yang disediakan mitra, sudah banyak di media baik seperti Youtube yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

“Jadi pelaksanaan kartu itu tidak tepat dilaksanakan sekarang, karena masyarakat membutuhkan bagaimana mereka menetap hidup di tengah situasi pelik, ” ujar Saleh Daulay.

Baca: DPR Tidak Boleh Berhenti Menjalankan Tugas serta Fungsinya Selama Pandemi Covid-19

Dalam acara yang serupa, Tenaga Ahli Utama Kantor Pekerja Kepresidenan, Donny Gahral Adian menyuarakan, berdasarkan data di lapangan, masyarakat yang kehilangan pekerjaan sangat memerlukan Kartu Prakerja.

“Mereka meminta pendampingan dan animonya cukup beaar. Mereka bukan hanya butuh bantuan langsung tunai, tapi mau meningkatkan keterampilannya selalu, ” ucap Donny.

“Kalau kita menguji (daftar Kartu Prakerja) sama saja mengambil benar yang membutuhkan. Tapi kami akan memperketat lagi verifikasinya, ” tambah Donny.