Tersedia Mutasi Corona B117, Jubir Kemenkes: Vaksinasi Jalan Tetap

0
179

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA — Departemen Kesehatan terus melanjutkan agenda vaksinasi Covid-19 bertahap untuk 181, 5 juta warga Indonesia, meski ada temuan strain baru virus corona B. 1. 1. tujuh.

Juru Cakap Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, para peneliti yang mendalami mutasi B. 1. 17 mengonfirmasi bahwa efektivitas inokulasi terhadap virus sedang ada di level yang bisa diterima sehingga sejauh ini belum mengganggu kemampuan vaksin.

“Vaksin yang saat ini digunakan pemerintah masih efektif untuk mencegah penularan mutasi virus sehingga tidak bakal mempengaruhi kekebalan kelompok, ” ujar dr. Nadia sesuai dikutip dari keterangan Kemenkes, Jumat (5/3/2021).

Ia mengatakan, higga masa ini, belum ada tanda ilmiah yang menyatakan bahqa virus mutasi Covid-19 ini memiliki tingkat keganansan dibanding virus Covid-19 yang pokok

“Beberapa penelitian di negara lain menunjukkan varian virus baru ini lebih cepat menular, ” ujar Nadia

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu resah, namun kudu tetap waspada.

Baca selalu: Update Vaksinasi 5 Maret: 2, 4 Juta orang Terima Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Perdana

Menjelang libur panjang akhir pasar ini diharapkan masyarakat untuk menahan diri dan tak bepergian.

“Kami mengimbau masyarakat harus lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan harus lebih diperketat, serta mensukseskan agenda vaksinasi Covid-19, ” perintah perempuan berhijab ini.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg Oscar Primadi MPH menyebut bahwa efektivitas vaksin Covid-19 yang ada belum memiliki pengaruh dengan adanya strain gres ini.

Sehingga vaksinasi yang ditargetkan selesai selama 12 bulan tetap berjalan, meski dalam kewaspadaan.

“Tidak akan ada hal-hal yang dikhawatirkan berlebihan. Jangan terlampau risau, ” pesannya