Pertemuan Joe Biden dan Vladimir Putin: Bicara soal PEDOMAN, Alexei Navalny, hingga Serbuan Siber

0
114

TRIBUNNEWS. COM porakporanda Presiden Amerika Serikat Joe Biden & Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Jenewa, Swiss pada Rabu (16/6/2021) buat membahas sejumlah isu.

Dilansir Sky News , kedua pemimpin itu berbicara selama 4 jam, lebih cepat dari yang diperkirakan penasehat Biden.

Berbahasa dalam konferensi pers sendiri, Biden mengatakan kepada Kepala Putin bahwa dia mau selalu mengangkat masalah “hak asasi manusia yang mendasar”, termasuk kritikus Kremlin dengan dipenjara Alexei Navalny, & dua orang Amerika yang “dipenjara secara salah” pada Rusia.

Biden bersikeras sah asasi manusia akan tetap diperjuangkan.

Biden bahkan mengatakan akan “menghancurkan Rusia” jika Navalny, dengan telah pulih dari penolakan mogok makannya terhadap suasana penahanannya, meninggal di tangsi.

Sementara itu, Putin sebelumnya mengatakan di jumpa persnya sendiri kalau pembangkang mendapatkan apa yang pantas dia dapatkan.

Menyuarakan juga: Biden-Putin Bertemu untuk Pertama Kala, Awalnya Canggung dan Hindari Tatap Muka

Menangkap juga: Menghadap Pertemuan Biden-Putin, Ini 3 Hal yang Diharapkan Gedung Putih

Presiden AS Joe Biden (tengah) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) sebelum KTT AS-Rusia di Villa La Grange, di Jenewa pada 16 Juni 2021.
Presiden AS Joe Biden (tengah) tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) sebelum KTT AS-Rusia di Villa La Grange, di Jenewa pada 16 Juni 2021. (PETER KLAUNZER / POOL / AFP)

Seperti yang diketahui, Navalny diracun dengan sengat saraf novichok di Rusia, yang diduga ulah pihak Kremlin.

Putin mengatakan Navalny tahu dia akan ditahan ketika balik ke Rusia dari Jerman setelah menjalani perawatan pada rumah sakit, tetapi atasan oposisi itu tetap datang.

Perang Dingin

Biden mengatakan kepada wartawan bahwa diskusi berlangsung intens dan terperinci dan dia telah melakukan apa dengan harus dilakukan.