Home Blog Page 47

Cerita Nabila Ghassani Kena Aksi ‘Bid and Run’: Akun IG Malah Diblok Pemenang Lelang

0

TRIBUNNEWS. COM, SURABAYA – Aksi lelang seragam yang dilakukan banyak pemain sepakbola pada negeri untuk membantu penanganan pandemi virus corona juga dilakukan mantan kiper Persebaya Putri, Nabila Ghassani.

Namun, ada rencana menarik dari lelang seragam pemeran tersebut.

Proses lelang jersey Nabila Ghassani sempat diwarnai gerak-gerik bid and run alias menang lari.

Awalnya Nabila telah menyatakan akun Instagram dengan penawaran paling mulia yakni sebesar Rp 3 juta sebagai pemenang lelang jersey.

Namun pemilik akun instagram @rahadianma05 justru menunjukan ketidakseriusannya dengan jalan memblokir akun mantan kiper Persebaya Putri ini, @nabilagsani.

“Saat dihubungi, akun saya bahkan diblokir. Dia bid and run , ” sebutan Nabila dilansir SURYAMALANG. COM , Sabtu (18/4/2020).

Hal serupa terjadi masa gadis asal Surabaya ini memeriksa menghubungi pemilik akun dengan panawaran tertinggi kedua.

“Pemenang kedua juga bid ann run, dan blokir akun Instagram-ku, ” imbuhnya.

Jersey kiper warna merah dengan nomor punggung 1 itu menemukan pemilik barunya setelah ada penawar serius yang memasang harga sebesar Rp dua juta.

“Akhirnya kami turunkan ke pemenang ketiga, alhamdulillah lancar, ” terangnya.

Sebelumnya, mantan kiper Persebaya putri ini membuka proses lelang jersey sejak 16 – 18 April 2020.

Jersey tersebut lulus istimewa buatnya karena digunakannya era tampil di Liga 1 2019. ( Ndaru Wijayanto/Surya )

Artikel ini telah tayang di suryamalang. com dengan judul Akun Instagram Mantan Kiper Persebaya Putri, Nabila Ghassani, Diblokir Pemenang Lelang Jersey

Benarkah Virus Covid-19 Bisa Mati dengan Sendirinya? Simak Penjelasan Pakar IDI Berikut Ini

0

TRIBUNNEWS. COM – Virus corona atau Covid-19 yang menular ke tubuh individu ternyata berpotensi bisa mati dengan sendirinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dewan Pakar Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Abidinsyah Siregar.

Abidinsyah menjelaskan, kejadian ini bisa terjadi jika sudah melalui 14 hari masa inkubasi virus.

Kendati demikian, sistem kekebalan imun individu yang telah tertular virus corona dipertaruhkan selama masa inkubasi 14 keadaan ini.

Ia kemudian menjelaskan proses yang terjadi saat awak terinfeksi virus corona.

Hal paling penting, lanjutnya, ialah perilaku virus yang mempertahankan kehidupan tergantung inangnya.

UPDATE Virus Corona Nasional Sabtu 18 April 2020: Total 6. 248 Kasus, Ada Tambahan 325 Kasus

Kasus Napi Bebas karena Corona Berulah Lagi: Jambret, Ngamuk pada Rumah Makan, Hingga Kurir Narkoba

Tanggalkan Mahkota Kerajaan, Putri Sofia dari Swedia Nyaris Tak Dikenali saat Jadi Relawan Corona

Kasus Corona di Indonesia Berada di Urutan Pertama dalam ASEAN (kolase TribunStyle. com)

“Ada yang berinang di nyamuk, ada yang dalam burung, sekarang virus corona membentuk semestinya berinang di hewan dengan sebelumnya menjadi inang, ” ujar Abidinsyah dalam diskusi bertajuk “Ikhtiar Melawan Corona” yang digelar secara daring pada Sabtu (18/4/2020) serupa dikutip dari Kompas. com.

Saat ini, virus corona ingin bertahan hidup di awak manusia.

Ia melanjutkan, yang disasar adalah paru-paru bani adam.

“Setelah menginfeksi, dengan cepat virus corona menyerang peparu sehingga ruang dalam paru-paru dikuasai. ”

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Tolak Usulan Jabar dan DKI, Kemenhub Tetap Operasikan KRL di Jabodetabek dengan Pembatasan

0

Keterangan Wartawan Tribunnews. com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA kepala Kementerian Perhubungan (Kemnhub) melalui Ditjen Perkeretaapian, memutuskan untuk tidak melayani penutupan ataupun pelarangan operasional Andong Rel Listrik (KRL) di Jabodetabek.

Kemenhub memilih opsi membatasi jumlah penumpang KRL di Jabodetabek, pada masa penerapan Penyekatan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dengan begitu usulan Pemprov Jawa Barat & DKI Jakarta agar operasional KRL Commuter Line dihentikan sementara selama periode PSBB ditolak.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, mengatakan pengoperasian KRL di Jabodetabek sesuai dengan yang ditetapkan PSBB yaitu pengendalian dengan pembatasan.

Baca: Prediksi BI: Devisa Sektor Pariwisata Anjlok dua Miliar Dolar AS Digerus Virus Corona

“Artinya bukan mengacu dalam penutupan ataupun pelarangan sama sekali, khususnya untuk melayani kegiatan serta pekerjaan yang dikecualikan saat PSBB, ” kata Zulfikri dalam keterangannya, Jumat (17/4/2020).

Baca: Wishnutama Koreksi Pernyataan Luhut Akan Tarik Wisatawan China, Korsel dan Jepang

Ia menyatakan, yang dimaksud pembatasan dalam PSBB tersebut adalah secara membatasi jumlah penumpang, jam operasional serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Kemudian menempatkan petugas yang akan mengawasi pelaksanaan physical distancing.

Baca: Daihatsu Tutup 68 Diler dan Perpanjang Penghentian Pabrik karena PSBB dengan Diperluas

Zulfikri juga menyebutan, Kemenhub akan membatasi jumlah penumpang di Kereta Api (KA) antar kota maupun perkotaan dan membatasi operasionalnya.

“Selain itu akan dilakukan pertimbangan operasi angkutan KRL Jabodetabek daripada waktu ke waktu. kemudian mau ada upaya untuk mendukung pencegahan covid-19 seperti rekayasa operasi, sistematisasi antrian di stasiun yang masih ramai dan menjaga physical distancing, ” kata zulfikri.

“Pencegahan penularan Covid 19 ini perlu kerjasama seluruh pihak. Pemerintah telah berupaya tulang untuk memutus rantai penyebaran virus ini, ” lanjut Zulfikri.

Uang dalam Kotak Amal Rumah Prasmanan di Mojokerto Dicuri Seorang Bujang, Aksinya Terekam CCTV

0

Laporan Wartawan Tribun Jatim Mohammad Romadoni


TRIBUNNEWS. COM, MOJOKERTO –
Pencurian uang dalam kotak amal di dalam rumah makan Warung Sambel Ijo Jalan Gajah Mada, Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Pelaku pencurian adalah seorang bocah saat warung dalam perihal tutup, pada Selasa malam (14/04/2020) sekitar pukul 22. 30 WIB.

Dibanding rekaman kamera CCTV berdurasi lebih dari 10 menit itu tampak kondisi rumah makan terbuka minus sekat pintu.

Pelaku masuk rumah makan melalui lubang kaca dapur berukuran sekitar 20 sentimeter.

Pelaku menggunakan kaus lengan panjang dan celana pendek itu terlihat merangkak bertumpu pada meja berbahan keramik untuk masuk ke dalam dapur rumah makan.

Dia tiba mencari barang berharga di dalam dari ruangan paling belakang kemudian kembali ke depan.

Ia meloncat naik ke berasaskan meja keramik lantas mengambil badik cincang atau pisau daging dengan digunakan untuk mencongkel kotak kebijakan dari bahan kaca.

Baca: CEO Dorna Sports Buka Opsi MotoGP 2020 Mau Digelar Tanpa Penonton

Baca: Sepi Job Selama Pandemi Virus Corona, Pamela Safitri Alihkan Kesibukan Bikin Konten Youtube

Baca: Kegembiraan Supardi Nasir Kapten Persib Bandung Sambut Ramadan

Dia tampak pengganggu ketika membuka tutup kotak zakat memakai ujung pisau cincang berukuran lebar.

Singkat rencana, karena tidak kunjung berhasil menelungkupkan kotak amal, ia pun menjemput ulekan dan dua pisau serta gunting.

BAHAN Pembunuhan Pria dan Wanita di Kontrakan Solo: Incar Rp 725 Juta, Rencana Kabur ke Jakarta

0

TRIBUNNEWS. COM – Awak pria dan wanita tanpa busana dengan tergeletak di rumah kontrakan di Banyuanyar, Banjarsari, Solo pada Kamis (9/4/2020) lalu ternyata korban pembunuhan.

Korban pria berinisial S (49) warga Tangerang dan korban perempuan berinisial T (36) warga Wonogiri.

Karakter yang diketahui berinisial C nama lain G ini, sebelumnya berstatus saksi, karena berada di tempat perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polresta Tunggal, AKP Purbo Adjar Waskito mengutarakan, kini G ditetapkan sebagai simpulan.

“Sudah kita tetapkan satu orang tersangka dengan inisial C alias G, ” introduksi AKP Purbo Adjar Waskito, pada Solo, Rabu (15/4/2020), dikutip dibanding Kompas. com.

Berikut fakta-fakta setelah pelaku pembunuhan terungkap, yang Tribunnews. com rangkum dari berbagai sumber:

1. Ada Bukti yang Melihat

Masih dikutip dari Kompas. com , AKP Purbo mengungkapkan, saat kejadian beberapa saksi melihat tersangka keluar dari rumah kontrakan dan mengendarai besar.

Namun, tersangka berhasil lolos saat dilakukan pengejaran.

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito di Solo, Jawa Pusat, Rabu (15/4/2020)

2. Pembunuhan Berencana

Tolong Penanganan Virus Corona, Penyerang Persib Bandung Lelang Jersey

0

TRIBUNNEWS. COM – Penyerang Persib Bandung, Beni Okto, ikut melakukan lelang untuk didonasikan penanganan virus corona.

Dengan Wabah corona yang menyebar, beberapa pemain berinisiatif melakukan sumbangan berupa lelang yang akan didonasikan ke lembaga-lembaga terkait.

Terbaru, Beni Okto juga mengabulkan kegiatan yang sama.

Dalam keterangannya, Beni Okto melelang jersey-nya kala memperkuat Persiba Balikpapan musim 2018-2019.

Ketentuannya adalah dengan bid pokok sebesar Rp 500 ribu dengan kelipatan Rp 50 ribu.

Sikap ini, serupa dengan yang dikerjakan para pemain Persija Jakarta beberapa waktu lalu.

Terbaru, pemain asing Persija Jakarta, Marco Motta turut berkontribusi dalam menyerang virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia.

Marco Motta menjadi pemain ke-6 Persija Jakarta yang turut andil pada program “Lelang Satu Hati Lawan Corona”.

Melalui program ini, Pembantu Persija dan masyarakat Jakarta dengan ingin berperan aktif dapat mengakses melalui platform kitabisa. com/campaign/persijalawancorona .

Mantan penggawa Juventus dan Timnas Italia itu melelang jersey dan sepatu miliknya sebagai langkah nyata membantu menyerbu Covid-19.

Menangkap: Kepedulian Indra Sjafri Perangi Corona, Jaket Bersejarahnya Laku Terlelang Rp 8, 1 Juta

Baca: Menetapkan Lawan Virus Corona di Aceh, Martunis Lelang Jersey Bertanda Tangan Cristiano Ronaldo

Baca: Jurus Nova Arianto Bantu Penanganan Virus Corona, Lelang Jersey Penuh Sejarah ke Publik

Penetapan Pasien Sembuh dari Corona: Kemaluan Dukungan, Jangan Dijauhi

0

TRIBUNNEWS. COM awut-awutan Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra, Muhammad Aulia Rizki Agsa (24) sudah dinyatakan sembuh dari virus corona covid-19.

Aulia dinyatakan sembuh pada Selasa (7/4/2020) berantakan setelah dua kali swab test yang dilakukan hasilnya negatif.

Sebelumnya Aulia dinyatakan tentu covid-19 pada tanggal 24 Maret 2020 lalu.

Anggota DRPD Sumut Persen D ini membagikan pengalamannya tenggat dinyatakan sembuh dari covid-19.

Menurutnya, pasien covid-19 betul membutuhkan dukungan.

“Jangan malah dijauhi, karena sangat kasian, kalau mental kita down bisa memperparah keadaan, ” ungkapnya pada Tribunnews melalui sambungan telepon, Minggu (12/4/2020).

Baca: Masukan Terbaru Sebaran Corona di Nusantara 13 April, Kasus Positif di Papua Lampaui Sumut

Menurut Aulia, kondisi rohani harus selalu dalam keadaan tenteram agar imun selalu terjaga.

“Maka dari itu dibawa happy , tanpa dijauhi, ” kata Aulia.

kondisi psikis diri menjadi hal yang paling penting untuk dapat sembuh.

“Sebenarnya paling penting di diri kita sendiri, karena penyakit ini belum ada obatnya, ” ujarnya.

Virus Corona (Grafis Tribunnews. com/Ananda Bayu S)

Briptu Satrya Sebut Kesadaran Pengendara perkara Aturan Membaik di Hari ke-3 Penerapan PSBB di Jakarta

0

TRIBUNNEWS. COM – Implementasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta memasuki hari keempat, Minggu (12/4/2020).

Dilansir TribunWow. com, Briptu Satrya menilai kesadaran para pengendara soal aturan PSBB telah mulai membaik pada hari ketiga, Sabtu (11/4/2020) kemarin.

Briptu Satrya mengungkapkan jumlah pelanggaran yang berlaku pada hari ketiga PSBB di Jakarta sudah menurun dibandingkan perut hari sebelumnya.

Hal ini disampaikan Briptu Satrya dalam tayangan Youtube metrotvnews, ketika sedang bertugas dalam check poin di Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Briptu Satrya dalam acara Youtube metrotvnews, ketika sedang bertugas di check poin di Tugu Tani, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2020). (Youtube/metrotvnews)

Jokowi Silakan Apresiasi pada 4 Komponen dengan Telah Berjuang Atasi Virus Corona: Pengorbanan Luar Biasa

Selain itu, dirinya mengatakan lalu lintas di Jakarta lulus lengang.

Itu berarti, banyak juga masyarakat yang sudah sadar dengan aturan untuk tidak keluar sejak rumah selama masa PSBB.

“Pemberlakuan PSBB di keadaan ketiga di kawasan Jakarta dasar pada umumnya lalu lintas dinilai cukup lengang, ” ujar Briptu Satrya.

MEMBACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI > > >

Tersebut 10 Miliarder Dunia yang Mendarat Tangan Bantu Atasi Virus Corona, dari Elon Musk Hingga Bill Gates

0

Berita Terkait

Editor: Talitha Desena Darenti

Ikuti kami dalam

Eko Yuli Minta Pelatnas Jalan Tetap di Tengah Pandemi Covid-19, Tersebut Alasannya

0

Laporan Kuli Tribunenws. com, Abdul Majid

TRIBUNEWS. COM, JAKARTA – Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan meminta pelatnas PB PABSI tidak dihentikan di tengah pandemi Covid-19 pada Indonesia.

Menurutnya, kalau dihentikan para atlet angkat tukul lainnya termasuk dirinya bakal memulai lagi dengan perjuangan yang ektra.

Eko Yuli menilai dirinya kini sudah dalam keadaan 95 persen lantaran tadinya dipersiapkan untuk Olimpiade pada tahun ini.

Apalagi, ia yakin jika pelatnas tetap berjalan maka Olimpiade yang diundur tahun depan kondisinya bisa bertambah maksimal lagi.

“Saya harap latihan angkat besi berlaku terus kalau dihentikan dua minggu saja dari aktivitas normal, tersebut akan mengilang lagi dan kemaluan dua sampai tiga bulan buat menembalikannya, ” kata Eko Yuli dalam RDPU visual dengan Persen X DPR.

“Kita juga di sini seperti dikarantina. Jadi tidak ada yang keluar masuk di wilayah ini. Hamba harap pelatnas tepat jalan sampai 2021. Saat ini kami sudah 95 persen tapi dengan diundurkan ke 2021 itu menguntungkan teristimewa jadi persiapan bisa lebih indah. Tahun depan 110 persen. Maka target sangat memungkinkan tercapai, ” jelasnya.

Hal selaras juga dikatakan Wakil Ketua PB PABBSI Djoko Pramono.

Bahkan Djoko merasa optimistis kalau pelatnas tetap dilangsungkan dirinya yakin Indonesia bisa merebut dua aurum di sektor angkat besi

“Olimpiade ditunda tahun ajaran, jadi kami berani targetkan perut medali emas. Insya Allah Eko harapan kita makin meyakinkan & Cantika jadi harapan selanjutnya di tahun depan mendampingi Eko mengambil emas, ” kata Djoko.

“Tapi apabila pelatnas diulang maka akan kesulitan untuk control atlet, fisik berbeda-beda kalau pelatnas dimuali 2021. Menurut kami itu sangat singkat dan kami butuh 2-3 bulan untuk bisa setara ini, ” jelasnya.