Home Blog Page 3

4 Terdakwa Kasus Korupsi L/C Import PT ASEI yang Rugikan Negeri Rp 20, 3 Milliar Dinyatakan Bersalah

0

Laporan Kuli Tribunnews. com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Pasal tindak pidana korupsi penjaminan Letter Of Credit (L/C) import PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) kepada PT Mega Persada Prima (MPP) telah memasuki pembacaan putusan ketua di Pengadilan Tindak Pidana Manipulasi Jakarta Pusat pada Jumat (2/10/2020).

“Sidang pembacaan putusan hakim dilaksanakan dengan virtual daripada ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rutan Salemba Cabang Kejagung dan Rutan Cipinang dalam rancangan mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyaluran pandemi Covid-19, ” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono dalam keterangannya, Senin (5/10/2020).

Sebagaimana diketahui, perkara ini bermula pada 2012 lalu, PT ASEI menyetujui penjaminan L/C impor bagi PT MPP selaku distributor dari celler resources Singapura untuk melaksanakan pekerjaan jasa perbaikan pesawat Sukhoi antara TNI AU.

Baca: Kejagung Periksa 4 Saksi Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

Namun pada kenyataannya, surat jaminan L/C insurance tersebut terdapat PT Andalan Artha Advisindo (AAA) Capital, Pte. Ltd dengan menjadi beneficiary party sehingga dengan membelanjakan barang dan berurusan dengan supplier bukan dari pihak PT MPP.

Dalam kasus itu, kerugian keuangan negara sebesar USD 1, 499, 999, 43 atau senilai Rp 20, 3 miliar. Masing-masing terdakwa dalam kasus ini adalah Perdana Putra Mohede, Danu Prihantara Nurrachman, Musa Harun Taufik dan Human Mintaraga.

Atas putusan majelis hakim tersebut, kata Hari, para tersangka menyatakan pertimbangkan selama 7 keadaan menentukan sikap menerima putusan ataupun menyatakan banding.

“Dengan selesainya proses persidangan perkara tipikor Penjaminan Letter Of Credit (L/C) Import PT Asuransi Ekspor Nusantara (ASEI) kepada PT Mega Persada Prima (MPP) dan terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, maka kiranya elok mendapat apresiasi kepada semua bagian yang terlibat dalam persidangan ini, ” ungkapnya.

Kemudian, jika tidak ada upaya asas yang dilakukan oleh Terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum maka putusan hakim akan berkekuatan hukum lestari dan dapat dieksekusi, khususnya untuk pidana badan bagi semua Terdakwa.

Baca: Gelar Perkara Bareng Jaksa Peneliti, Polri Belum Tetapkan Tersangka Dalam Peristiwa Kebakaran Kejagung

Berikut putusan hakim terkait pasal tindak pidana korupsi penjaminan Letter Of Credit (L/C) import PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) pada PT Mega Persada Prima (MPP), sebagai berikut:

1. Terdakwa Perdana Putra Mohede (Direktur Utama PT. MPP) dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana tersebut dalam dakwaan Primiar melanggar pasal 2 Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang R. I. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Modifikasi Atas Undang-Undang R. I. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Perkara 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dan dihukum dengan:

A. Pidana penjara selama 9 tahun dikurangi selama dalam tahanan;
B. Denda Rp. 500 juta subsidiair 3 bulan rumah;
C. Membayar uang pemangku sebesar USD. 1. 059. 043, 43 jika tidak dibayar diganti dengan pidana penjara pengganti dua tahun;
D. Barang Bahan berupa 1 bidang tanah dirampas untuk negara dan diperhitungkan jadi Uang Pengganti
E. Kos Perkara Rp 10. 000.

2. Terdakwa Danu Prihantara Nurrachman (Pengelola PT. Andalan Artha Advisindo Capital) dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi serta sebagaimana tersebut dalam dakwaan Primiar melanggar pasal 2 Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Aksi Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang R. I. Cetakan 20 Tahun 2001 tentang Modifikasi Atas Undang-Undang R. I. Bagian 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Bab 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dan dihukum dengan:

A. Pidana penjara selama 8 tahun dikurangi selama dalam benduan;
B. Denda Rp. 500 juta subsidiair 3 bulan rumah;
C. Membayar uang pemangku sebesar USD 289. 156 jika tidak dibayar diganti dengan pidana penjara pengganti 2 tahun;
D. Barang bukti berupa 1 bidang tanah dirampas utk negara dan diperhitungkan sebagai Uang Substitusi
E. Biaya Perkara Rp 10. 000.

3. Terdakwa Musa Harun Taufik (Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) Jakarta PT. Asuransi Ekesport Indonesia / Asei ) dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan sebagaimana tersebut dalam dakwaan Subsidiair melanggar pasal 3 Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Aksi Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang R. I. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Mutasi Atas Undang-Undang R. I. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pencetus 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dan dihukum dengan:
A. Pidana penjara selama 4 tahun dikurangi selama dalam tahanan;
B. Denda Rp. 200 juta subsidiair 2 bulan kurungan;
C. Biaya Perkara Rp 10. 000;

4. Tersangka Human Mintaraga (Kepala Bagian Underwriting Agen Utama Jakarta PT Asuransi Ekspor Indonesia / Asei (Persero), ) dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan sama dengan tersebut dalam dakwaan Subsidiair menyalahi pasal 3 Nomor 31 Tarikh 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang R. I. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Berasaskan Undang-Undang R. I. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Aksi Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP & dihukum dengan:
A. Pidana penjara selama 4 tahun dikurangi selama dalam tahanan;
B. Denda Rp 200 juta subsidiair 2 bulan kurungan;
C. Biaya Perkara Rp 10. 000.

Chord Aku yang akan Pergi kacau Supernova: Aku yang Akan Kabur, Bila Kau Enggan Memilih

0

TRIBUNNEWS. COM – Berikut chord Aku dengan Akan Pergi, lagu yang dipopulerkan Supernova.

Lagu Beta yang Akan Pergi ini termuat di album Bercaya dari Supernova yang dirilis pada 2010 suram.

Lagu ini mendongengkan tentang kesedihan seseorang yang langsung disakiti hingga mengancam akan membiarkan pasangannya.

Berikut chord Aku dengan Akan Pergi dari Supernova

[intro]Em D C 2x

Em D G C
Perih hati menjalani
Em D C
Sedih yang tak pernah berhenti
Em D G C
Letih terus kau sakiti
Em D C
Perasaan ini kau bodohi

Em D G C
Dimana dirimu yang mencintai
Em D C D
Aku sepenuh hati

[chorus]
G D
Aku yang akan pergi
Em D
Bila kau enggan memilih
C G
Cintaku ini bukan seperti
D
Tempat persinggahanmu

Em D G C
Letih terus kau sakiti
Em D C
Perasaan ini kau bodohi

Em D G C
Dimana dirimu yang mencintai
Em D C D
Aku sepenuh hati

[chorus]
G D
Aku yang akan pergi
Em D
Bila kau enggan memilih
C G
Cintaku ini bukan seperti
D
Tempat persinggahanmu

[solo]Em C D

[chorus]
G D
Aku yang akan pergi
Em D
Bila kau enggan memilih
C G
Cintaku ini bukan seperti
D
Tempat persinggahanmu

G D
Aku yang akan pergi
Em D
Bila kau enggan memilih
C G
Cintaku ini bukan seperti
D
Tempat persinggahanmu
G
hooo

(Tribunnews. com)

Fakta Unik Geisha, Varietas Kopi Pokok Panama yang Harganya Capai Puluhan Juta Rupiah Per Kilogram

0

TRIBUNTRAVEL. COM – Gesha atau geisha adalah salah satu varietas kopi terkenal.

Kopi ini pula jadi salah satu kopi paling mahal di dunia.

Dari tahun ke tahun, kehormatan varietas kopi asal Panama itu bisa mencapai jutaan rupiah per kilogram.

Misalnya saja pada 2019, terjadi pemecahan rekor harga geisha dalam lelang yang dilakukan Best of Panama (BOP). Baca selengkapnya> > >

Resep Puding Kopi, Dessert Legendaris Jepang yang Mudah Dibuat dengan Tiga Sasaran

Bayi yang Mutakhir Lahir di Suku Ini Harus Diludahi, Konon Agar Berumur Panjang

Pernah Terjerat Kasus Narkoba, Kini Raffi Ahmad Justru Bersyukur: Titik Pendewasaan Gue

0

TRIBUNNEWS. COM – Kemahiran adalah guru yang paling berharga.

Ungkapan tersebut tampaknya sangat sesuai dengan yang dialami oleh presenter Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad mengaku bersyukur karena pernah tersandung kasus narkoba pada tahun 2013 silam.

Belajar dari kasus tersebut, Raffi Ahmad menjelma lebih dewasa dalam melakukan segala sesuatu.

Membaca: Lebih Kerap Mengurus Rumah, Raffi Ahmad Sebut Nagita Slavina Sebaliknya: Gigi Tuh Ngelamun Melulu

Baca: Mau Tambah Momongan, Raffi Ahmad Menghormati Ogah Punya Anak Cewek: Takut Dapat Cowok kayak Bapaknya

Baca: MASYHUR Raffi Ahmad Bagikan Kabar Duka | Keluar dari Penjara, Vicky Prasetyo Ditagih Utang

“Gue waktu ketangkap BNN setelah gue mikir sekarang. ”

“Ya, untungnya tersedia fase di mana itu merupakan salah satu, bukan titik terendah, tapi titik pendewasaan gue pula, ” kata Raffi Ahmad seperti dikutip dari video Sikopat, Jumat (2/10/2020).

Sejak saat itu, Raffi Ahmad menjadi bertambah berhati-hati dalam melangkah.

Suami Nagita Slavina ini sebisa mungkin ingin menghindar dari perkara hukum.

“Jadi gue berpikir, kalau memang mau menyelenggarakan suatu hal yang memang tersedia perbodennya, kita jangan lakukan deh, ” tuturnya.

Padahal dulu, Raffi Ahmad mengaku tidak kenal dengan rasa takut.

Raffi Ahmad saat berkeliling melihat bagian dalam pesawat di Hanggar 2 GMF, Minggu (30/8/2020).
Raffi Ahmad saat berkeliling melihat bagian di pesawat di Hanggar 2 GMF, Minggu (30/8/2020). (Twitter @IndonesiaGaruda)

Oleh karena itu Menteri BUMN, Erick Tohir Akui Tak Bahagia: Teman Berguguran

0

TRIBUNNEWS. COM – Nama Erick Tohir tetap tak asing lagi di kuping masyarakat Indonesia.

Dengan jalan apa tidak, Erick Tohir saat tersebut menjabat sebagai Menteri Badan Jalan Milik Negara (BUMN).

Selain itu, sejak dulunya Erick Tohir sukses sebagai pengusaha kaya raya.

Menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Tohir tentu berhak mengantongi upah dari negara.

Mengambil Kompas. com, gaji pokok gajah ialah senilai Rp 5, 04 juta per bulan.

Besaran gaji tersebut diatur dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2000.

Selain gaji, menteri juga mendapatkan tunjangan oleh negara sebesar Rp 13, 6 juta per bulan.

Aturan soal tunjangan untuk menteri ini diatur dalam Pasal 2e Keputusan Presiden Cetakan 68 Tahun 2001 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Terbatas.

Baca Selengkapnya:

Polri Gelar Analisa dan Evaluasi Setiap Hari Untuk Buru Bandar Narkoba Cai Changpan

0

Keterangan Wartawan Tribunnews. com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA awut-awutan Polda Metro Jaya masih melacak narapidana kasus narkoba Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53) yang kabur dari kamar benduan Lapas Kelas 1 Tangerang sejak Senin (14/9/2020) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Hebat Kombes Pol Yusri Yunus mengucapkan tim gabungan dari pihak kepolisian masih bergerak untuk memburu kehadiran pelaku.

Bahkan, pada setiap hari penyidik melakukan analisa & evaluasi.

Mengaji: Janggal, Mayoritas Petugas Lapas Tangerang Mengaku Ketiduran Saat Bandar Narkoba Cai Changpan Kabur

“Sampai secara saat ini tim masih bergerak di lapangan melakukan pengejaran kepada yang bersangkutan. Setiap hari sore kita lakukan anev, ” sebutan Yusri di Polda Metro Hebat, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Ia menyampaikan pihak kepolisian serupa telah memeriksa sebanyak 14 karakter sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Data terakhir yang diterima kepolisian, keberadaan terakhir pelaku berada di rumah keluarganya dalam daerah Bogor.

Baca: Terpidana Mati Lalu Kelam dari Lapas, Cai Ji Fan Sempat ke Bogor Kunjungi Tanggungan

Namun, imbuh Yusri, saat pihak kepolisian mendekati rumah tersebut pelaku tidak teristimewa berada di lokasi.

“Setelah tersangka melarikan diri dibanding lapas kelas 1 Tangerang, sekitar 4, 5 jam sampai di kediamannya di Bogor sana. Nah inilah yang kita lakukan pendalaman, kita terus mendalami baik tersebut dari IT maupun penyelidikan yang kita lakukan. Nanti mudah-mudahan secepatnya kita berhasil mengungkap, ” katanya.

Diberitakan sebelumnya, narapidana kasus narkoba Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53) suram dari kamar tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang dalam Senin (14/9/2020) lalu.

Napi yang merupakan seorang bandar besar narkoba dari Cina divonis mati itu kabur dengan cara membuat lubang dari tahanannya & tembus ke gorong-gorong saluran cairan.

Roy Keane Bocorkan Skenario Manchester United Bisa Pecat Solskjaer Musim Tersebut

0

TRIBUNNEWS. COM – Legenda Manchester United, Roy Keane menunjukkan sebuah skenario versi dirinya sendiri yang bakal membuat Ole Gunnar Solskjaer bisa lengser dari jabatannya sebagai pelatih tim Setan Merah.

Performa impresif dengan ditorehkan Manchester United pada simpulan musim lalu sepertinya belum berbekas bagi tim besutan Solskjaer di mengarungi kompetisi awal musim tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa performa konsistensi Manchester United sangat terlihat pada cucuk kedua musim lalu.

Baca: Sosok Andreas Pereira, Bakat Manchester United yang Tersingkir, Peluang Merapat ke Lazio Musim Ini

Baca: Juergen Klopp Terlibat Tabrak Mulut dengan Legenda Manchester United Usai Liverpool Disebut Ceroboh

Per kedatangan Bruno Fernandes, performa menyerobot mampu diperlihatkan oleh Manchester United.

Tim berjuluk Iblis dedemit Merah itu tercatat mampu menjelma semifinalis dalam tiga ajang berbeda pada musim 2019/2020.

Manajer Norwegia Manchester United Ole Gunnar Solskjaer (2R) memberi selamat kepada gelandang Manchester United Prancis Paul Pogba (2L) pada akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leicester City dan Manchester United di King Power Stadium di Leicester, Inggris tengah pada 26 Juli 2020
Manajer Norwegia Manchester United Ole Gunnar Solskjaer (2R) memberi selamat kepada gelandang Manchester United Prancis Paul Pogba (2L) pada akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leicester City dan Manchester United pada King Power Stadium di Leicester, Inggris tengah pada 26 Juli 2020 (CARL RECINE / POOL / AFP)

Selain itu, Manchester United juga mampu memastikan tiket Liga Champions setelah secara heroik mengakhiri klasemen akhir pada posisi ketiga.

Berbagai rentetan hasil impresif itu tentunya membuat para penggemar Manchester United cukup yakin secara potensi tim kesayangannya dalam mengarungi kompetisi musim ini.

Hanya saja situasi dan ekspetasi yang diharapkan oleh para penggemar tim Setan Merah justru arah dengan kenyataan yang ada pada atas lapangan.

Manchester United mengawali musim ini dengan raihan yang kurang memuaskan & cenderung mengkhawatirkan.

Baca: Duet Maguire & Lindelof Bermasalah, Ian Wright Sarankan Manchester United Rekrut Bek Tengah Perdana

Kekalahan daripada Crystal Palace pada laga pertama menjadi warning tersendiri bagi Solskjaer agar timnya segera berbenah.

Terpapar Covid-19, Seorang Direktur Perhutani Meninggal Dunia

0

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan, satu orang direktur perusahaannya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Dia adalah Direktur Operasi Perhutani Bambang Catur Wahyudi.

Hal tersebut diungkapkan Wahyu saat rapat kerja secara Komisi VI DPR RI, Senin (28/9/2020).

Menyuarakan: Daftar Pejabat dan Kepala Wilayah yang Meninggal karena Covid-19, Terakhir Dirjen KKP dan Sekda DKI

“Kami baru dua minggu tersebut mendapat musibah, satu direktur saya meninggal karena Covid-19 dan kepala masih dirawat. Jadi ada besar (yang terpapar Covid-19), ” perkataan Wahyu.

Adapun satu direktur lainnya yang masih di dalam perawatan karena terinfeksi Covid-19, yaitu Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Perhutani Ahmad Ibrahim.

Menurut Wahyu, kondisi Ahmad Ibrahim saat ini sudah mulai positif.

“Yang sekarang dirawat Pak Ibrahim, direktur pengembangan usaha dan pemasaran. Beliau bareng terkena dengan Pak almarhum (Banbang), cuma (Ibrahim) perkembangannya membaik, ” kata pendahuluan Wahyu.

Wahyu mengiakan setelah mendengar kabar dua direkturnya terpapar Covid-19, perusahaannya langsung melangsungkan tes massal.

Peristiwa tersebut sesuai dengan instruksi Menteri BUMN Erick Thohir untuk pendidikan kedua orang tersebut terinfeksi Covid-19 dari mana.

“Kebetulan dua direktur ini satu kondominium. Kemungkinan kena klaster apartemen. Di apartemen Sudirman, ” ungkapnya.

Artikel ini sudah tayang di Kompas. com dengan judul “Seorang Direktur Perhutani Wafat Dunia akibat Covid-19”

Setelah Menyapa Dokter Spesialis Paru, Pemimpin Berbicara dengan Perawat Covid-19 Melalui Video Call

0

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Presiden Jokowi menyapa sejumlah tenaga medis yang menangani Covid-19.

Melalui video yang disiarkan pada akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (27/9/2020), Jokowi menanyakan kabar kesehatan para tenaga medis tersebut.

Setelah menyapa dokter Faisal Rizal Matondang, dokter spesialis paru yang bertugas di RSPI melalui video call, Jokowi menyapa pembela di RSAL Dokter Ramelan Surabaya Sifira Kristingrum.

“Ini di rumah sakit mana ya? Mbak Fira sungguh? ” tanya Presiden di awal perbincangan.

Presiden kemudian menanyakan komunikasi Fira dengan keluarga selama menangani Covid-19.

Penanganan Covid-19 membuat para tenaga medis terbatas menemui keluarga.

“Kapan terakhir bertemu dengan keluarga? Apakah diizinkan pulang atau harus berjaga terus di rumah sakit? ” tanya Presiden.

Baca: Penelitian Ungkap Teknologi Plasmacluster Mampu Lawan Virus Covid-19 di Udara

Mendengar pertanyaan tersebut, Fira yang tampak mengenakan pakaian medis berwarna hijau bercerita bahwa dirinya telah bertugas menangani pasien dengan terpapar Covid-19 selama lima kamar, atau sejak bulan Mei cerai-berai.

Selama rentang masa tersebut, ia bisa dikatakan jarang bertemu dengan keluarganya.

“Diizinkan pulang Pak, setelah utama bulan kita cek swab, kalau negatif kita pulang, ” sekapur Suster Fira.

Mau Miliki Rambut Berkilau Secara Bersahaja? Coba Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini Sebelum Tidur

0

TRIBUNNEWS. COM – Mau memiliki rambut berkilau secara mengambil?

Nah beberapa cara sederhana ini bisa Anda lakukan.

Cobalah lakukan pra tidur dan lihat hasilnya di esok pagi.

Tanpa harus merogoh kocek selangit, tentu membuat rambut tetap berkilau bisa dilakukan dengan melakukan hal-hal sederhana.

Lengah satunya mengubah rutinitas sebelum berangkat tidur.

Kira-kira barang apa yang bisa dilakukan?

Untuk bisa memiliki rambut berlinang di pagi hari, Anda pas mengubah kebiasaan-kebiasaan yang selama tersebut mungkin dipandang sebelah mata.

Lanjut Ke Kaca Berikutnya