Inspeksi Indikator Anies Capres Tertinggi Pilihan Anak Muda, Warga Disinggung, Tak Wakili Milenial

0
166

Masukan Wartawan Tribunnews. com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Publik Institut (IPI) Karyono Wibowo menilai survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai Capres pilihan anak muda di posisi tertinggi, harus dibaca secara seksama.

Menurut dia hasil inspeksi tersebut tidak mewakili bujang muda secara keseluruhan. Pokok, menurut nya, populasi yang disurvei hanya anak muda berumur 17-21 tahun.

“Publik kudu tahu hasil survei memfoto hanya sebagian pemilih di seluruh Indonesia yang berumur 17-21 tahun. Survei tidak mewakili generasi milenial, kan rentang usia genasi Y, di tahun 2021 berkisar 26 sampai 41 tarikh, yang lahir antara 1980 -1995. ” kata Karyono kepada Tribunnews. com, Rabu, (24/3/2021).

Baca juga: Komentar Wagub DKI Soal Anies Ungguli Prabowo dan Sandiaga Uno pada Survei Kandidat Presiden

Selain tak mewakili persepsi anak muda, Karyono mengatakan hasil inspeksi tersebut juga masih jauh dari stabil. Karena warga yang disurvei tidak mewakili mereka yang memiliki sah pilih.

Selain itu yang perlu dibaca dari survei tersebut yakni 5 dari 17 tipu yang paling banyak memiliki dukungan yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Sempurna, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Di survei pada generasi Z tersebut persepsi pada Anies dan Ganjar hanya terpaku 1, 5 persen. Secara margin of error dua, 9 persen, maka secara metodologis baik Anies maupun Ganjar memiliki peluang yang sama di urutan prima, persepsi di generasi Z tersebut.

Baca juga: 3 Capres Tertinggi Menurut Survei, Ada Anies, Ganjar, Ridwan Kamil, PKS: Ketiganya Punya Keistimewaan

Baca juga: Politisi Gerindra Wacanakan Prabowo-Anies di Pilpres 2024, PKS: Sayang Jika Mas Anies Hanya Cawapres

“Oleh karenanya masyarakat perlu memahami tentang cara membaca hasil survei dan dapat membedakan mana inspeksi yang sekadar digunakan untuk framing dengan tujuan terbatas mana yang tidak, ” katanya.

Sebelumnya Lembaga survei Indikator Kebijakan Indonesia merilis survei dengan temuannya secara umum membuktikan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih bahana terbanyak dari anak bujang berdasarkan simulasi 17 nama yang disodorkan dalam inspeksi.

Pertanyaan dengan diajukan dalam survei tersebut adalah “Jika pemilihan kepala diadakan sekarang, siapa yang akan Anda pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut ini? “.