Dendam Sering Dikasari, Tukang Batu Ini Bunuh Pasutri WN Jerman dan WNI

0
159

Laporan Wartawan TribunJakarta. com, Jaisy Belas kasih Tohir

TRIBUNNEWS. COM, TANGERANG SELATAN — Aparat kepolisian berhasil menahan pembunuh sepasang suami orang berbeda kewarganegaraan di Tangerang Selatan.

Objek pembunuhan tersebut adalah KEN (84) pria berkewarganegaraan Jerman, dan istrinya NS (53) warga negara Indonesia.

Pelaku adalah Wahyu Apriansyah (22), mantan pekerja atau buruh kasar bangunan di rumah korban.

Wahyu merasa sakit hati karena selama 14 hari bekerja merenovasi rumah KEN dan NS, kerap dihardik dan diperlakukan secara tidak pantas.

Mengucapkan juga: Pembunuhan Suami Istri di BSD, Polisi Ungkap Aksi Sadis Pelaku, Sempat Ketuk Kemungkinan Kamar Korban

Baca juga: Dasar Pelaku Pembunuhan Pasutri pada BSD Serpong, Dendam sebab Ditunjuk Pakai Kaki & Ditampar 2 Kali

Baca juga: Buruh Tani Ditangkap sesudah Buron 5 Tahun, Pati padam Tetangga secara Sadis, Kini Terancam Hukuman Mati

Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman disebut mendarat tangan terkait kasus pembunuhan di Perumahan Giri Loka 2 BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Kedubes Jerman terjait pengurusan jenazah KEN.

“Kami sudah penyelarasan dengan pihak Kedutaan Jerman sehubungan dengan jenazah, ” ujar Iman saat rilis kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Minggu (14/3/2021).

Senin (15/3/2021), Iman mengatakan, pihak Kedubes Jerman akan menyambangi Polres Tangsel.

“Hari Senin pihak Kedutaan akan sampai berkoordinasi dengan kita, ” kata Iman.

Atas perbuatannya, Wahyu gawat hukuman penjara seumur tumbuh karena disangka pidana pembunuhan berencana.

“Terhadap yang bersangkutan kami tersangkakan pasal pembunuhan berencana secara 340 KUHPidana, atau secara pasal pencurian dengan kebengisan 365 KUHPidana, yang ancaman pidananya 20 tahun penjara dan seumur hidup, ” kata Iman. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta. com dengan judul WNA Jerman Dibunuh Mantan Kuli Bangunannya, Polisi Koordinasi dengan Pejabat Kedutaan Besar