Demokrat KLB: SBY-AHY Mestinya Manfaatkan Lebaran untuk Minta Maaf ke Jokowi hingga Moeldoko

0
57

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA berantakan Juru bicara Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang Muhammad Rahmad menilai seharusnya momen lebaran digunakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) & Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk meminta maaf pada pihak-pihak yang mereka hasutan.

Rahmad menyebut SBY dan AHY lebih baik meminta maaf pada Presiden Joko Widodo, Gajah Hukum dan HAM Yasonna Laoly hingga Kepala Pekerja Presiden Moeldoko.

“Seharusnya, SBY dan AHY lah yang harus memanfaatkan momen lebaran Idul Fitri ini buat minta maaf kepada Pemimpin Jokowi, Menkumham Yasonna serta KSP Moeldoko, ” ujar Rahmad, kepada Tribunnews. com, Senin (17/5/2021).

Baca selalu: Demokrat Benteng AHY Diminta Jangan Permalukan SBY terkait Konflik Israel-Palestina

“Karena SBY dan AHY telah menebar fitnah dan informasi tidak benar yang menuduh Presiden Jokowi, Menkumham Yasonna dan KSP Moeldoko yang berada dibalik konflik internal Partai Demokrat, ” imbuhnya.

Menurutnya, petunjuk di lapangan menunjukkan KLB Deli Serdang itu diselenggarakan oleh kader Partai Demokrat, dibiayai secara tanggung serangkai oleh kader Demokrat serta sama sekali tidak pernah melibatkan Moeldoko, Kemenkumham, makin melibatkan Presiden Jokowi.

“Moeldoko adalah tokoh nasional yang bersedia menyelenggarakan dan mengembalikan Partai Demokrat menjadi milik rakyat, setelah diminta oleh tokoh senior dan kader Partai Demokrat, ” jelas Rahmad.

Oleh karena itu, dia menilai SBY dan AHY juga perlu meminta maaf kepada para senior pendiri partai dan pada kader partai demokrat segenap Indonesia.

Ketua Umum Kelompok Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono bersama Presiden Kelompok Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu? serta seluruh deretan partai saat melakukan silaturahmi kebangsaan dengan agenda tertutup bagi media di Gedung DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021). Silahturahmi kebangsaan ini turut membahas situasi terkini bangsa ini dan permasalahan-permasalahan kebangsaan serta kerakyatan terkini. Tribunnews/Jeprima (TRIBUNNEWS/Jeprima)

Sebab mereka disebut Rahmad adalah sosok-sosok yang telah mendatangkan Partai Demokrat yang semasa ini demokratis menjadi kelompok keluargais atau tirani.

“SBY dan AHY harus bertanggung jawab membatalkan Partai Demokrat ini menjadi partai yang demokratis & kembali menjadi partai hak rakyat, ” ujarnya.