Urusan Penipuan terkait Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Mulai Marak pada Jepang

0
57

Laporan Koresponden Tribunnews. com, Richard Susilo daripada Jepang

TRIBUNNEWS. COM, TOKYO – Lembaga Urusan Konsumen meminta menggubris masyarakat Jepang pada serangkaian konsultasi terkait vaksinasi virus corona, seperti “atas tanda reservasi” dan menerima suruhan uang, kunjungan ke rumah dan meminta informasi karakter yang mencurigakan.

Menurut Badan Urusan Konsumen Jepang, di antara dialog terkait vaksinasi virus corona yang diterima di pusat-pusat layanan konsumen nasional, setidaknya 90 kasus diduga tersedia kecurangan telah muncul tenggat tanggal 12 Mei 2021.

Telah ada serangkaian dialog mengenai permintaan uang & informasi pribadi, terutama atas nama reservasi vaksinasi.

Khususnya, ada peristiwa panggilan yang mencurigakan laksana “Jika Anda membayar 5. 000 yen, saya hendak membuat reservasi atas nama Anda sehingga Anda bisa mendapatkan suntikan tanpa gagal”.

Juga ada seorang pria yang tiba-tiba datang ke rumah warga.

Peta PSBB di Jepang per 13 Mei 2021. Jumlah warga yang terinfeksi virus corona mencapai enam. 880 orang di Jepang. (Koresponden Tribunnews. com/Richard Susilo)

“Saya datang dari balai tanah air yang bertanggungjawab terhadap vaksinasi, ” kata pria itu.

“Seorang warga kemudian memeriksa hal itu ke kantor wali tanah air ternyata tidak ada dengan bernama sesuai yang diucapkan nama orang yang hadir ke rumahnya, ” membuka sumber Tribunnews. com , Sabtu (15/5/2021).

Selain itu, ada kasus di mana panggilan telepon dilakukan mengatasnamakan pegawai pemerintah daerah yang mengatakan “Reservasi diterima” dan dengan dalih ingin konfirmasi lagi menanyakan alamat sendi, tampak telepon itu mencurigakan yang mengatakan “Saya menceramahi Anda karena ada kelebihan vaksin”.

Baca juga: Angka Kematian kelanjutan Virus Corona di Jepang Naik 62 Persen Semenjak Bulan

“Hal-hal itulah awal dan tanda dari penipuan dengan terjadi saat ini, ” tambahnya.

Institusi Urusan Konsumen tidak menodong biaya atau informasi karakter kepada pemerintah daerah atau kepada masyarakat terkait vaksinasi.

“Jika Anda diundang untuk membuat reservasi oleh pemerintah daerah, ada risiko penipuan. Jadi harap jangan segera merespons. Konfirmasi dulu ke pemerintah setempat. ”

Ataupun bisa telepon ke Sentral Urusan Konsumen Nasional Jepang yang menerima konsultasi telepon gratis mengenai penipuan terkait vaksinasi dengan nomor telepon gratis 0120-797-188.

Sementara itu upaya menelaah bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi awak Indonesia secara aktif secara target belajar ke madrasah di Jepang. Info sempurna silakan email: info@sekolah. biz dengan subject: Belajar etiket Jepang.