Penggunaan Listrik Jawa-Bali saat Lebaran Diprediksi Lebih dari 20 Ribu MWÂ

0
72

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – PLN (Persero) memprediksi beban pucuk listrik Jawa, Madura, Bali (Jamali) saat Lebaran 2021 mencapai 20. 201 megawatt (MW), naik dibandingkan tahun lalu mencapai 19 ribu MW.

“Beban puncak diprediksi 20 ribu MW, di mana terangkat 1. 000 MW sejak tahun lalu sebesar 19 ribu MW. Kalau Idulfitri normal, artinya boleh pegangan, sekitar 17 ribu MW, ” kata Direktur Usaha Regional Jawa, Madura, & Bali PLN Haryanto WS secara virtual, Selasa (11/5/2021).

Dalam anju menghadapi Idulfitri 2021, lanjutnya, PLN telah melakukan asesmen dan pemeliharaan semua sarana, mulai dari pembangkit, gigi hingga distribusi.

“Sedangkan untuk energi primer, seperti batubara dan bahan bakar minyak, telah dilakukan pengamanan supaya selama Idulfitri dan paska Idulfitri berjalan dengan tertib, ” paparnya.

Baca selalu: PLN Butuh Waktu Tiga Bulan Bentuk Tower Permanen di NTT

Posko Idulfitri

Menurut Haryanto, PLN juga akan menyiapkan posko Idulfitri dengan total 2. 431 posko secara nasional, sebagai upaya mengamankan sediaan listrik.

Lalu, kendaraan bermotor roda besar dan empat yang disiagakan sebanyak 2. 288 unit, serta genset, UPS & UGB yang disediakan 3. 488 unit.

“Lalu pekerjaan yang berpotensi atau yang mentrigger usikan tidak diizinkan kecuali emergency, ” ucapnya.

Baca selalu: PLN Disjaya Prediksi Beban Puncak Listrik Akan Capai 3. 103 MW di Hari Umum Idul Fitri 2021

Berangkat Bangkit

Sementara itu, PLN selalu mencatat terdapat kenaikan konsumsi listrik di wilayah Jawa – Bali pada tahun ini dibanding 2020.