Kisah Mistis Penghuni Rumah Angker Tempat Karantina Pemudik, Terasa Dipegang Makhluk Tak Maujud

0
14

TRIBUNNEWS. COM, SRAGEN – Rumah angker yang membuat bulu kuduk maujud menjadi lokasi karantina pemudik di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Itu kisah mistisnya.

Bahkan para penghuni rumah karantina sebanyak enam karakter takut dan bermimpi aneh.

Mereka biar tak betah tinggal dan meminta dijemput keluarganya daripada rumah yang dimiliki Kepala Desa Sepat Mulyono.

“Rasanya bimbang. Bermimpi aneh-aneh setelah tersebut, mereka bercerita ke teman-temannya, ” kata Mulyono dikutip dari TribunSolo. com, Jumat (23/4/2021).

“Akhirnya mereka berpikir untuk membuntuti apa yang jadi patokan pemerintah, ” ujarnya.

Menangkap juga: Agenda Buka Puasa Hari Tersebut, 15 April 2021 di Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen hingga Boyolali

Mengucapkan juga: Sopir Bus AKAP di Parung Bogor Mulai Resah, Imbas Larangan Mudik

Mulyono menceritakan panti seluas 400 meter kotak tersebut memang sudah puluhan tahun tidak dihuni.

Terakhir, rumah hak Mulyono tersebut dipakai jadi gudang tas.

“Mau masuk rasanya merinding takut, ” katanya..

Menangkap juga: Pangkalan Kampung Rambutan Jakarta Timur Mulai Berlakukan Pengetatan Pegangan

Mulyono menuturkan beberapa orang pernah coba menginap di rumah itu sekali.

Namun, pengalaman kurang mengenakan didapatkan mereka.