Mensos: Korban Bencana di NTT Tidur Menggunakan Alas Seadanya, Campur dengan Lumpur

0
70

Laporan wartawan tribunnews. com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Para korban musibah Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sedang kekurangan makanan siap konsumsi, makanan anak, tempat tidur, selimut, dan pakaian.

Hal ini diungkapkan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma saat konvensi pers di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

“Kami berharap umpama kita mengirim makanan, itu bisa makanan jadi, lalu bisa pakaian, kasur lipat, kemudian makanan anak, biskuit. Menurut saya akan benar bermanfaat, ” tutur Risma.

Kebanyakan pelarian di sejumlah kabupaten terdampak badai Tropis Seroja yang menerjang NTT beberapa hari terakhir adalah korban banjir bandang.

Para korban banjir bandang tersebut, kata Risma, sangat membutuhkan bantuan berupa alas untuk tidur.

Baca juga: Jalan Putus dan Jembatan Ambruk, Sejumlah Dukuh dan Kecamatan di NTT Kini Terisolir

“Rata-rata mereka tersentuh banjir bandang, sehingga mereka butuh tempat untuk bisa tidur dan sebagainya, ” ujar Risma.

Baca pula: UPDATE Terkini Korban Bencana Banjir Bandang NTT: 84 Orang Wafat, 103 Orang Dinyatakan Habis

Risma mengungkapkan, selama ini para-para pengungsi korban bencana Katulistiwa Seroja tidur menggunakan prinsip seadanya yang sudah teraduk dengan lumpur.

“Selama ini mereka menggunakan (alas) seadanya, itupun campur dengan lumpur, ” kata Risma.

Sejauh tersebut Kementerian Sosial sebenarnya telah membawakan bantuan berupa prinsip tidur. Namun, kata Risma, alas yang disediakan sebab Kemensos itu masih invalid.

“Meskipun saya kemarin juga membawa pakaian dan selimut serta tikar. Tapi itu menurut beta masih kurang, karena kita pun punya keterbatasan jadi beberapa barang kita harus kita tinggal karena tidak muat untuk mengangkut tersebut semua, ” pungkas tempat.