Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih Dikembangkan di Dalam Negeri, Tahu Perbedaannya

0
106

Laporan wartawan Tribunnews. com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA — Bermacam-macam negara berlomba-lomba mengembangkan vaksin untuk mengatasi pandemi covid-19 yang menerjang dunia. Tak terkecuali Indonesia.

Ada dua vaksin yang dikembangkan di dalam negeri, yaitu vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara yang diprakarsai oleh Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Tetapi apakah vaksin buatan dalam jati ini dapat memenuhi pasokan hajat vaksin dalam program vaksinasi dengan akan ditargetkan selesai selama 12 bulan?

Berikut hal-hal yang perlu diketahui terkait perluasan vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara yang dirangkum dari bervariasi sumber:

Baca juga: Pemimpin Jokowi Tinjau Vaksinasi Guru di SMA 70 Jakarta

Baca pula: Siap-siap Suntik Vaksin Covid-19, Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi?

1. Sistem dan Teknologi

– Vaksin Merah Putih

Ini merupakan vaksin dengan bukan merujuk hanya satu vaksin saja. Melainkan sekelompok kandidat vaksin yang dikembangkan dari berbagai institusi.

Saat ini vaksin Merah Putih dikembangkan oleh enam lembaga dalam negeri, yakni LBM Eijkman, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Enam lembaga tersebut mengembangkan vaksin Covid-19 dengan metode yang berbeda.