PT LIB Kebut Soal Regulasi, Penentuan Grup dan Lokasi Penyelenggaraan Beker Menpora 2021

0
98

Petunjuk Wartawan Tribunnews. com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Setelah mendapatkan surat izin kompetisi pramusim Piala Menpora 2021, PSSI dan PT LIB langsung menyiapkan hal lainnya jelang bergulirnya persaingan.

Salah satunya menerjang regulasi dan pembagian grup mengikuti daerah mana saja yang bakal menggelar turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Dari materi perencanaan PT LIB yang beredar, di situ terlihat Piala Menpora 2021 akan diikuti 18 klub Liga 1 serta dua klub Liga 2. Wadah pertandingan Solo, Bandung, Sleman, Geruh dan Palembang.

Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita membeberkan untuk memastikan hal itu pihaknya masih harus merapatkan dengan PSSI dan klub-klub Liga satu.

“Ya lebih segera lebih baik (kepastian –red). Sore ini meeting dahulu dengan klub-klub Liga 1, ” kata Hadian saat dihubungi Tribunnews, Jumat (19/2/2021).

Hal senada juga dikatakan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan usai menerima surat persetujuan Kepolisian dari Menpora Zainudin Amali.

“Ya, untuk regulasi kami akan rapat internal zaman malam ini atau besok, rapat sama klub juga buat formulasi seperti apa, kita bicarakan dengan terperinci, ” kata Iriawan.

“Makanya kami minta ke Polisi izin bisa dikeluarkan sebulan sebelum mulai, itu permintaan perhimpunan dan sekarang izin sudah ada, ” sambungnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu meminta pada seluruh stakeholder sepakbola untuk bisa membantu jalannya turnamen dengan kontrak penerapan protokol kesehatan.

Begitu juga dengan suporter dengan dimintanya nonton di rumah saja dan tidak berangkat ke tempat Stadion atau mengadakan nonton bareng.

Pasalnya, kesuksesan kompetisi PIala Menpora 2021 bakal berpengaruh ke kompetisi Liga 1 serta Liga 2 2021 yang jadwal bergulir pada Juni mendatang.

“Ini uji coba ke federasi apa momen ini mampu sesuai protokol. Kalau bisa berlaku baik maka Insya Allah federasi kompetisi akan bergulir. Itu daftar dalam surat yang kami membaca, ” kata Iriawan.

“Ada klausul, kepolisian bisa mengeluarkan sewaktu-waktu izin yang kami sanggup jadi saya minta seluruh stakeholder mentaati izin yang sudah disepakati, ” pungkasnya.