Ruhut ke AHY: Pak Jokowi Itu Presiden, Jangan Tambahi Bebannya Urusan Rumah Tangga Partai Demokrat

0
111

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menodong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak menambah beban Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan persoalan internal Partai Demokrat.

“Pak Jokowi itu presiden kita loh. Tanpa kita tambah beban lagi permasalahan di dalam rumah tangga Demokrat. Bungkus Jokowi lagi membenahi kaitan dengan pandemi, masalah ekonomi dan sebagainya, beliau sedang kerja keras, ” kata Ruhut saat dihubungi, Jakarta, Rabu (3/1/2021).

Ruhut yang saat ini kader PDI Perjuangan menyebut AHY telah bersikap kekanak-kanakan, padahal dirinya merupakan Ketua Umum Demokrat.

“Sudahlah, saya katakan kekanak-kanakan karena dia melempar polemik tapi tidak menyebut nama-nama, itu membangun tidak baik, ” ucap Ruhut.

Mengucapkan juga: DPC Demokrat Dijanjikan Uang Rp 100 Juta Untuk Gerakan Kudeta AHY, Kira-kira Sudah Menerima

“Sekarang disebut (nama-nama), meski tidak dia yang sebut, orang-orang sekitar dia. Mestinya dia yang ngomong sebagai ketua umum, ambil mendaulat dan jangan bikin surat ke Pak Jokowi, ” sambung Ruhut.

Selain membawa Presiden ke dalam persoalan internal Demokrat, Ruhut juga menyayangkan beberapa politikus partai berlambang Mercy menyebut tanda Moeldoko sebagai pihak penggerak kudeta.

“Pak Moeldoko itu tidak bisa disalahkan, beliau sebagai pejabat negara, ada yang tidak senang dengan AHY datang ke rumahnya, curhat, ” ucap Ruhut.

Baca juga: Moeldoko Blak-blakan Jawab Tudingan Mau Goyang Kursi AHY Dari Demokrat, Sempat Singgung Nama Luhut

Ruhut pun menyebut tuduhan kepada Moeldoko dikaitkan dengan Pemilu 2024, sangat tidak mendasar.

“Banyak pernyataan, seolah beliau mau pakai Demokrat sebagai perahu Capres 2024, aduh sedang jauh. Jangan ngarang cerita, apalagi disebut tiap cabang dikasih Rp 100 juta, bener gak itu? Itu kan yang belum tetap benar, jangan diomongin, nanti bahkan fitnah, ” kata Ruhut.

Baca juga: Tak Ada Anjuran Kudeta, DPD Demokrat Aceh Mau Habis-habisan Dukung AHY

Karena itu, Ruhut meminta AHY bersikap bijaksana sebagai pemimpin partai, dan melakukan pemanggilan pihak-pihak internal Demokrat yang diduga menyelenggarakan rencana kudeta.

“Panggil mereka, tidak usah ribut-ribut pada media, apalagi gosip, akhirnya menyerang Pak Jokowi, serang Pak Moeldoko. Itu tidak baik, ” ucap Ruhut.