Mensos Ad Interim: Tingkat Kematian Kelanjutan Tuberkulosis Lebih Tinggi Dibanding Covid-19

0
144

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy melahirkan banyak penyakit yang memiliki level kematian lebih tinggi dibanding Covid-19.

Muhadjir menyontohkan tingkat kematian akibat penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia, lebih tinggi dibanding Covid-19.

“Kalau kita susuri masih banyak sekali jenis penyakit yang tingkat mortalitas atau daya bunuhnya tidak kalah makin lebih tinggi. Misalnya TB, TB di Indonesia ini tingkat kematiannya lebih tinggi dibanding Covid-19, ” ucap Muhadjir dalam webinar HKSN, Kamis (17/12/2020).

Muhadjir mengatakan pemerintah bahan memberikan perhatian untuk penanganan penyakit lain di luar Covid-19.

Menurut Muhadjir, memiliki besar dampak yang sangat besar. Buah tersebut salah satunya adalah aib yang dapat membunuh.

“Covid-19 ini adalah wabah dengan memiliki dua mata pedang. Mulia sisi memang memiliki daya bunuhnya sangat luar biasa, ” tutur Muhadjir.

Baca juga: Pasien Covid-19 Berusia di Atas 60 Tahun Punya Risiko Kematian Memutar Tinggi

Muhadjir menyebut jutaan orang telah meninggal akibat Covid-19. Sementara puluhan juta warga dunia telah tertular virus ini.

“Sudah ratusan ribu bahkan jutaan di tingkat dunia. Bahwa di Indonesia nilai kematiannya juga cukup tinggi, serta juga meningkatkan angka kesakitan yang juga tidak kalah, ” ucap Muhadjir.

Di sisi lain, menurut Muhadjir, Covid-19 dapat membongkar permasalahan sosial yang semasa ini tidak terangkat ke latar di masa normal.

“Di satu sisi sebetulnya Covid-19 juga memiliki daya bedah untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan baik yang selama ini mengendap dalam bawah sadar manusia, itu terungkap, ” pungkas Muhadjir.

Seperti diketahui, jumlah kasus nyata Covid-19 di Indonesia telah menyentuh sebanyak 636. 154 orang had Rabu (16/12/2020).