Perut Remaja Kembar Ditemukan Tewas pada Dasar Sumur

0
155

TRIBUNNEWS. COM, MEDAN – Dua remaja kembar di Desa Bobozioli Loloana’a, Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias ditemukan tewas tercebur ke dasar sumur saat mencuci.

Mereka merupakan siswi SMK bernama Adinda Apriliani Batee (16) dan Amanda Apriliana Batee (16) warga Dns lll Desa Tetehosi Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias.

Humas Polres Nias, Iptu Yasden Hulu menyebutkan kronologi peristiwa terjadi pada Senin 7 Desember 2020 sekitar jam 12. 00 WIB.

Saat itu kedua korban berangkat dari rumahnya menuju sumur untuk mencuci pakaian dalam sumur umum.

“Selanjutnya sekitar pukul 16. 00 WIB orang tua korban mencari kehadiran anaknya karena sudah sore tetapi belum juga pulang ke sendi. Kemudian orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya pergi membasuh pakaian ke sumur yang tak jauh dari rumahnya yang jaraknya sekitar 100 meter, ” logat Iptu Yasden saat dikonfirmasi tribunmedan. id , Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Aki 70 Tahun Tewas Terperosok ke Lubang Bekas Sumur yang Tertutup Banjir di Purbalingga

Yasden menyebutkan mendapat fakta tersebut pengampu kedua korban langsung menuju sumur tersebut tempat umum anaknya mencuci pakaian.

Setibanya di sumur tersebut dia hanya melihat pakaian yang dicuci anaknya dan tidak menemukan kehadiran kedua anak kembarnya itu.

“Selanjutnya orang tua objek meminta tolong kepada warga sekitar untuk mencari keberadaan anaknya. Setelah dicari ke berbagai tempat namun keberadaannya tidak ditemukan juga jadi mereka curiga bahwa anaknya sudah tenggelam ke dalam sumur, ” kata dia.

Kemudian salah seorang warga Ama Esti berusaha menyelam ke dalam sumber dan ternyata dia menemukan salah satu korban tersebut dalam sumber.

Dua gadis kembar di Desa Bobozioli Loloana’a, Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias ditemukan tewas tercebur ke pokok sumur saat mencuci. (HO/Tribun Medan)

Dia langsung mengangkat ke luar dari dalam sumur namun sudah tidak hidup lagi.