Persib Bandung Buktikan Status Klub Terlatih: Ada Program Pencegahan Cedera Pemain Berbasis Data

0
156

TRIBUNNEWS. COM – Persib Bandung membuktikan kualitasnya sebagai salah satu klub terlatih di Liga 1 2020.

Meski nihil agenda, tetapi tim kepelatihan, divisi sports science, dokter tim, hingga fisioterapis lestari menjalankan tugasnya.

Skuad Maung Bandung tetap diawasi perkembangannya selama diliburkan di rumah masing-masing.

Mengaji juga: Persib Bandung Siap Melepas Febri Hariyadi yang Kabarnya Dibidik Klub Thailand

Penyuluh Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memimpin latihan anak asuhnya dalam Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Minggu (17/11/2019). (DENI DENASWARA/TRIBUNJABAR. ID)

Selain dipantau perkembangannya, Supardi dkk bahkan telah dibekali program istimewa guna mencegah terjadinya cedera selama pelajaran.

Program itu dikerjakan baik saat menjalankan program latihan mandiri maupun ketika bergabung secara tim dan melakukan fun football .

Dikatakan fisioterapis Persib, Benidektus Tinggi Prianto, progam pencegahan cedera tersebut sangat penting dikuasai para pemainnya.

Membaca juga: Cedera Wonderkid Persib Bandung Tak Perlu Proses, Butuh Istirahat Satu Bulan

Pemeran Persib Bandung Wander Luiz serta Geoffrey Castillion berusaha melewati rintangan saat latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (5/2/2020). (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Hal itu demi mengantisipasi terjadinya cedera yang akan berpengaruh buruk ketika mengalami salah penanganan.

Selain itu setiap pemain memiliki masalah atau kecenderungan masing-masing.

Oleh sebab itu, program pencegahan dibuat dengan detail berbasis data.

“Kami sebelumnya telah membuat rencana latihan pencegahan cedera. Hal itu dibuat sebagai panduan ketika membiasakan mandiri, ” ujar Beni dikutip dari laman resmi klub.

Baca juga: Persib Bandung Dapat Lisensi AFC, Robert Alberts Umum Saja