Patokan Menteri-menteri yang Layak Direshuffle Patuh Analisis Akademisi

0
80

Masukan Wartawan Tribunnews. com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Guru Besar Politik & Keamanan Universitas Padjadjaran, Bandung Muradi melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar sangat kesal atas kinerja dari para Menteri karena lambatnya pelaksanaan program penanganan Covid-19.

“Dalam konteks komunikasi politik, terlihat Jokowi penuh dengan kejengkelan serta kelewat kesal dengan kinerja daripada para pembantunya. Sehingga hal tersebut saya kira sebagai bentuk akumulasi segala kejengkelan dan kekesalan yang dirasakan selama kurang lebih 4 bulan dalam menangani Covid-19, ” ujar Muradi ketika dihubungi Tribunnews. com, Senin (29/6/2020).

Karena dia melihat, ada signifikansi kebijakan yang tidak bisa ditindak-lanjuti oleh para pembantunya untuk merespon dan menangani Covid-19.

Selain terjebak birokrasi internal pada masing-masing Kementerian kata dia, tersedia juga yang tidak bisa mematuhi programnya karena pendekatan yang terlampau formal, dan pada akhirnya tak tepat sasaran.

Baca: Jokowi Perlu Restart Wujud Ekonomi, Bukan Sekadar Reshuffle Kabinet

“Saya taksir ini ancaman yang serius serta tidak main-main dari Pak Jokowi, ” jelas Muradi. Jadi sapa saja Menteri yang sebenarnya menjelma sasaran kemarahan Jokowi ini?

Muradi menilai, ada kira-kira menteri yang perlu merasakan haluan kemarahan Jokowi adalah kepada dengan bersangkutan.

Menyuarakan: Jokowi Singgung Reshuffle Kabinet, Demokrat: Jangan-jangan Cuma Pengalihan Isu

Utamanya, dia menjelaskan, kementerian yang terkait langsung secara penanganan Covid-19.