Heboh Hasil Rapid Test Pria Terkait Reaktif Hamil, Keluarga Marah hingga Tim Gugus Tugas Beri Penjelasan

0
86

TRIBUNNEWS. COM – Hasil Quick test seorang pria reaktif hamil di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), sempat bikin heboh.

Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakui adanya kekeliruan dalam hasil rapid test terhadap Ariyanto Boik.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao, Widyanto P Adhy, saat dihubungi Kompas. com melalui sambungan telepon, Sabtu (13/6/2020) petang.

Pihaknya membenarkan adanya kekeliruan dalam penerbitan hasil pemeriksaan laboratorium dalam Jumat (12/6/2020) malam.

Baca: Tak Penuhi Kriteria, Kemenkes Tolak Permintaan PSBB Palangkaraya, Sorong, dan Kabupaten Rote Ndao

Lihat: Ibu Muda Jadi Korban Perkosaan, Pelaku Berdalih Pinjam Sabit hingga Mengancamnya Jika Menangis Keras

“Hari ini (13 Juni), kami mengakui kesalahan tersebut dan mengoreksinya dengan menerbitkan hasil pemeriksaan laboratorium yang benar, ” ujar Adhy.

Adhy pun enggan menjelaskan terkait proses rapid test yang berujung pada kekeliruan itu. “Menurut saya, bukan penting diberitakan bagaimananya.

Tapi, yang sudah dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan yang sama lagi, ” ujar Adhy.

“Pembinaan staf, konsolidasi internal staf, lalu penguatan pengawasan sudah dilakukan, inch kata dia.

Baca: Penjaga Pos Covid-19 di Rote Ndao Dibunuh 3 Pria, Masalah Tanah Jadi Pemicu

Sebelumnya diberitakan, Ariyanto Boik, pria asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjalani rapid test, saat diisolasi di rumah susun setempat.

Hasil rapid tes terhadap Ariyanto yang merupakan pelaku perjalanan dari area risiko, ternyata reaktif hamil.