Cairan Laut Pasang, 11 Desa pada Kabupaten Pekalongan Terendam Banjir Rob

0
83

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA — Banjir rob menggenangi setidaknya 11 Desa di 4 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan, Rabu (3/6) pukul 16. 00 WIB.

Menurut laporan dari Institusi Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, banjir tersebut dipicu oleh peristiwa air laut pasang dengan membuat empat sungai, masing-masing; Kali Silempeng, Sungai Sengkarang, Sungai Meduri dan Sungai Bremi meluap & membanjiri permukiman warga di 11 desa tersebut.

“Adapun 11 desa dengan terdampak meliputi Desa Boyoteluk serta Desa Depok di Kecamatan Siwalan.

Kemudian Desa Semut, Desa Woker Kulon dan Desa Pacakaran di Kecamatan Wonokerto.

Baca: Tak Cakap Jenazah yang Dimakamkan Pasien Covid-19, Belasan Warga di Klaten Kudu Isolasi mandiri

Baca: Suami Bunuh Orang Lalu Bunuh Diri, Sebelumnya Warno dan Jarwati Sudah Pisah Ranjang

Mengaji: Kota Bogor Rayakan Hari Maka Ke-538, Silvio Escobar Berharap Menggampar Bola Bogor Lebih Berkembang

Selanjutnya Desa Jeruksari, Desa Mulyorejo, Desa Tegaldowo, Kampung Karangjompo, Desa Pacar dan Tempat Samborejo di Kecamatan Tirto, ” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran pers BNPB yang diterima Tribun, Kamis, (5/6/2020).

Berdasarkan keretangan dari BPBD Kabupaten Pekalongan, sedikitnya ada 17 warga yang mengungsi dalam Gedung TPS Desa Semut.

Dalam rangka pencegahan penularan COVID-19 di pengungsian, BPBD setempat memberlakukan protokol kesehatan dengan menggembala jarak aman tempat tidur serta menyediakan masker, sarana cuci tangan dan hand sanitizer di kurang titik.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Pekalongan bersama tim gabungan dari abdi TNI dan Polri serta masyarakat melakukan penanganan darurat dengan membina tanggul di beberapa titik buat mengantisipasi luapan sungai.

“Selain itu, tim gabungan selalu membantu upaya evakuasi warga desa Simonet ke tempat pengungsian dalam Gedung Pengelola TPS Desa Semut, ” katanya.

Bersandarkan laporan BPBD Kabupaten Pekalongan serupa telah menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi dan mendirikan Dapur Umum di Desa Semut.

Sebagai informasi, gelombang perangkat air laut terjadi di pesisir utara laut Jawa sejak Senin (1/6).

Peristiwa itu juga menyebabkan wilayah di kira-kira pesisir Pantai Utara Jawa seperti Demak, Semarang, Pekalongan, Tegal dan Brebes terendam banjir rob.

“Untuk itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar bangsa dapat melakukan antisipasi agar mampu terhindar dari bencana yang dipicu oleh peristiwa alam tersebut.

Selain itu, BNPB juga mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di tiap-tiap daerah agar terus meningkatkan kapasitas untuk menanggulangi kesedihan, ” pungkasnya.