Selain Indonesia, Suriname juga ‘Ambyar’ Dengar Didi Kempot Meninggal: Tak Ada Orang yang Tak Kenal

0
16

TRIBUNNEWS. COM – Dunia musik Indonesia kehilangan musisi legenda campursari Didi Kempot yang wafat dunia pada, Selasa (5/5/2020).

Nama dan syair rani Didi Kempot ternyata tidak cuma masyhur di Tanah Air melainkan juga di luar negeri.

Karya-karya Didi Kempot ternyata telah lama dikenal dan dinikmati oleh masyarakat di Suriname dan kelompok Jawa yang menetap di Belanda.

Dikutip TribunWow. com dari laman media Suriname berbahasa Belanda dwtonline. com , Selasa (5/5/2020), menyebut kepergian musisi berjuluk ‘The Lord of Broken Heart’ merupakan kesedihan tersendiri.

Potret koneksi Wali Kota Solo, Fx. Hadi Rudyatmo dan alm. musisi Didi Kempot. (Instagram @fx. rudyatmo)

Didi Kempot Meninggal Dunia, Warga Suriname Ikut Berduka: Dia Berkontribusi Melestarikan Bahasa Jawa

“Didi Kempot sudah tiada. kematiannya adalah kehilangan tinggi, ” tulis DWT di dalam Bahasa Belanda.

“Seniman legendaris Indonesia yang tidak cuma dikenal di kalangan orang Jawa di Suriname meninggal beberapa tanda lalu karena serangan jantung, ” lanjut media berbahasa Belanda tersebut.

Media tersebut juga mengutip pernyataan eks penyiar superior kenamaan di Suriname Jurmic Partogongso, bahwa Didi Kempot telah berkontribusi banyak dalam melestarikan bahasa Jawa melalui lagu-lagunya.

Suatu kutipan tersebut juga mengatakan bahwa tidak ada orang Suriname indah Jawa maupun lokal yang tak mengenal sosok Didi Kempot.

“Dia berkontribusi dalam melestarikan Bahasa Jawa melalui lagu-lagunya. Saya tidak berpikir ada orang Suriname yang tidak mengenalnya, ” lanjutnya.

Disebutkan pula, bahwa lagu-lagu seperti ‘Angin Paramaribo’, ‘Layang Kangen’, ‘Kenyo Suriname’, ‘Kangen Nickerie’ dan ‘Ali-ali’ cukup beken di tanah bekas jajahan Belanda tersebut.

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI > > >